ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENGELOLAAN PERIKANAN BERBASIS MASYARAKAT DI DESA MOLA BAHARI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI

Authors

  • Ahmad Daulani 1Manajemen Informatika; Politeknik Indotec Kendari
  • La Ode Muhammad Syafaruddin Kewirausahaan; Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiah Wakatobi
  • La Ode Muhamad Chaerul Hanas Ilmu Perikanan; Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiah Wakatobi

Keywords:

Manajemen Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Perikanan, Perikanan Berbasis Masyarakat

Abstract

Pengelolaan perikanan berbasis masyarakat menjadi pendekatan penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan pesisir, khususnya di wilayah yang masyarakatnya sangat bergantung pada sektor perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia dalam pengelolaan perikanan berbasis masyarakat di Desa Mola Bahari, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas nelayan, pengurus kelompok nelayan, tokoh adat, dan aparat desa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen sumber daya manusia yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengembangan, serta pengawasan SDM nelayan belum dilaksanakan secara optimal dan masih bersifat tradisional. Perencanaan SDM nelayan belum terstruktur, pengorganisasian kelompok nelayan belum sepenuhnya partisipatif, serta pengembangan kapasitas melalui pelatihan masih terbatas dan tidak berkelanjutan. Pengawasan dan evaluasi kegiatan perikanan lebih banyak dilakukan secara informal berbasis norma sosial dan kearifan lokal. Meskipun demikian, budaya lokal dan kearifan lokal masyarakat pesisir menjadi faktor pendukung utama dalam pengelolaan perikanan berbasis masyarakat. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan pendidikan nelayan, akses teknologi yang rendah, serta dukungan pemerintah dan stakeholder yang belum berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia memiliki peran strategis dalam keberhasilan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat. Penguatan kapasitas SDM nelayan, peningkatan peran kelembagaan lokal, serta integrasi nilai budaya lokal dengan prinsip manajemen SDM modern menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

References

Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik perikanan tangkap Indonesia. BPS RI.

Berkes, F. (2012). Sacred ecology (3rd ed.). Routledge.

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Daulani, A. (2024). Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pasien dan Citra Institusi pada Rsud Kabupaten Wakatobi. Bulletin of Community Engagement, 4(1), 8-18.

Daulani, A. (2025). DIGITAL ENTREPRENEURSHIP Pendekatan Akademis dan Praktis. Feniks Muda Sejahtera.

Daulani, A., & Rasid, P. (2024). Pengaruh Kepemimpinan Transaksional, Sistem Reward, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Wakatobi. Attractive: Innovative Education Journal, 6(3), 399-413.

Daulani, A., Yuliana., Resky, K., Syafaruddin, LOM. (2025). Sistem Informasi Manajemen. Solok: Mafy Media Literasi Indonesia

Daulani, A. (2025). Peran Budaya Kerja Lokal Terhadap Kinerja Organisasi Di Kabupaten Wakatobi (Studi Kasus Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wakatobi). Jurnal Ilmu Manajemen Indonesia, 3(2),279-288.

Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.

Food and Agriculture Organization. (2020). The state of world fisheries and aquaculture 2020. FAO.

Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Kebijakan pengelolaan perikanan berkelanjutan di Indonesia. KKP RI.

Northouse, P. G. (2019). Leadership: Theory and practice (8th ed.). Sage Publications.

Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.

Pomeroy, R. S., & Rivera-Guieb, R. (2006). Fishery co-management: A practical handbook. CABI Publishing.

Pomeroy, R. S., Parks, J. E., & Balboa, C. M. (2010). Farming the reef: Is aquaculture a solution for reducing fishing pressure on coral reefs? Marine Policy, 34(2), 303–312.

Pomeroy, R. S., Parks, J. E., & Balboa, C. M. (2010). Fisheries co-management: A pathway to sustainable fisheries. Marine Policy, 34(2), 303–312.

Satria, A. (2015). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-01-22

How to Cite

Ahmad Daulani, La Ode Muhammad Syafaruddin, & La Ode Muhamad Chaerul Hanas. (2026). ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENGELOLAAN PERIKANAN BERBASIS MASYARAKAT DI DESA MOLA BAHARI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI. Jurnal Ilmu Manajemen Indonesia, 3(2), 289–299. Retrieved from https://ejurnal-wit.ac.id/index.php/JIMI/article/view/261